Wahai Tuhanku Bolehkah Hamba Mengeluh


Ya Allah, hamba hanya lelah merasakannya, Engkau selalu menguji hamba Mu sesuai kadar kemampuannya. Karena hamba yakin Engkau menguji karena Engkau mengerti bahwa hamba akan siap untuk menghadapinya.

Wahai Tuhanku Bolehkah Hamba Mengeluh
Bolehkan hamba Mu mengeluh Ya Allah? Selama ini hamba hanya mengeluh tentang pekerjaan, dan hamba tahu itu tidaklah baik karena bukan mensyukuri nikmat yang telah Engkau berikan kepada hamba. Tapi kali ini hamba bukan mengeluhkan tentang pekerjaan Ya Allah, hamba sudah tidak kuat lagi untuk tidak mengeluh pada Mu Ya Allah, kepada siapa lagi hamba harus berkeluh kesah, menuangkan segala beban dalam hati, tak ada yang peduli dan tak ada yang ingin mendengarkan kecuali diri Mu ya Allah.

Hamba selalu bisa melewati segala ujian yang Engkau berikan dengan kemudahan rahmat yang Engkau berikan. Hanya saja ujian Mu kali ini hamba rasakan cukup memberatkan Ya Allah, serasa putus asa dalam pertengahan jalan.

Akhir-akhir ini hamba tidak bisa menahan diri dari penyakit hati yang melanda, dengki dan toma. Hamba tahu perbuatan itu adalah perbuatan yang terburuk dari hati yang negatif. Hamba merasakan ini adalah ujian yang berat yang pernah Engkau berikan Ya Allah. Hamba hancur jika terus merasakan hal itu Ya Allah.

Apalagi yang akan Engkau berikan kepada hamba Ya Allah? Ujian Mu yang lain belum terselesaikan. Kenapa berkelanjutan Ya Allah? Hamba hampir lupa cara tersenyum tulus tanpa beban.

Ketika seorang teman bertanya pada hamba, apa yang paling membuatmu bahagia dalam hidup? Hamba selalu berpikir lama untuk menjawabnya, seakan hamba tidak mengingat apa yang telah membuat bahagia. Namun jika mereka bertanya apa yang paling menyedihkan dalam hidup, akan selalu ada banyak sekali jawaban yang keluar. Sungguh dusta diri ini telah melupakan banyak kenikmatan yang telah Engkau berikan kepada hamba. Hamba hampir lupa cara berbahagia.

Ya Allah apakah pantas hamba mengeluh dengan segala penyakit hati yang sedang melanda? Lantas apakah hamba mampu melewatinya jika Engkau selalu memberi cobaan kepada hamba? Jika memang hamba mampu melewati cobaan ini, kenapa hamba masih dilanda resah dalam menjalani hidup. Bukannya Engkau memberi cobaan kepada hamba sesuai kadar kemampuan hamba?

Ya Allah berikan jawaban kepada hamba, buatlah hamba bisa tersenyum tulus tanpa beban, bersihkan hati hamba dari segala penyakit, kuatkan hamba melawan penyakit ini, hamba tak ingin menjadi nista karena penyakit ini. Ampunilah hamba jika berbuat lancang kepada Mu. Ampunilah hamba atas ketidaktahuan rencana Mu.
Wahai Tuhanku. Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka Jahim. Maka berilah hamba ampunan dan ampunilah dosaku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dosa yang besar. Dosaku bagaikan bilangan pasir, maka berilah hamba taubat Wahai Tuhanku yang memiliki keagungan. Umurku ini setiap hari berkurang, sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya. Wahai Tuhanku, hamba Mu yang berbuat dosa telah datang kepada Mu dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada Mu. Maka jika engkau mengampuni, maka Engkaulah yang berhak mengampuni. Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?
Semoga hari-hari esok Engkau berikan hamba hari-hari tebaik dalam menjalani hidup, hingga hamba mampu tersenyum dan mensyukuri segala nikmat yang telah engkau berikan. Semoga Engkau berkenan membersihkan segala penyakit hati hamba, sehingga hamba dapat merasakan kebahagiaan menjalani hidup. Amin

0 komentar

Berkomentarlah sesuai topik artikel & Mohon tidak melakukan spam atau komentar negatif

View MoreARTIKEL PILIHAN